AS Roma Fokus ke Carpi Dulu, Baru Pikirkan Melawan Real Madrid di Liga Champions

AS Roma Fokus ke Carpi Dulu, Baru Pikirkan Melawan Real Madrid di Liga Champions

     Gawang Nakal  -  Roma - AS Roma akan menghadapi laga penting melawan Real Madrid di Liga Champions tengah pekan depan. Namun, Roma ingin fokus ke laga melawan Carpi demi meneruskan rentetan kemenangan di Serie A.

Setelah ditekuk Juventus 0-1, Giallorossi menghempaskan Frosinone 3-1, lalu menundukkan Sassuolo 2-0, sebelum menang tipis atas Sampdoria 2-1 pada akhir pekan. Roma mengincar kemenangan keempat beruntun saat melawat ke markas Carpi, Sabtu (13/2/2016) dinihari WIB.

Kemenangan atas Carpi akan menambah kepercayaan diri 'Serigala Ibukota' kala menjamu Madrid di Olimpico dalam laga leg pertama babak 16 Besar. Untuk itu, Roma bertekad meraih kemenangan demi terus membuka peluang bersaing dengan Napoli dan Juventus di papan klasemen.

     "Pikiran kami di pertandingan ini," kata pelatih Roma Luciano Spalleti, yang dilansir Football Italia. "Besok adalah prioritas, saya akan membuat pilihan-pilihan berdasarkan pertandingan besok."

     "Kalau Anda memikirkan yang lain selain pertandingan berikutnya maka semuanya akan salah. Juventus sudah menang 14 kali beruntun, Napoli 10. Kalau kami ingin bersaing kami mesti punya rentetan kemenangan sendiri."

     "Kalau kami memikirkan pertandingan selain besok, maka kami tidak memahami apapun. Besok adalah pertandingan krusial. Kami tidak ingin ketinggalan dari tim-tim teratas," cetus Spalletti.

     Pada pertemuan pertama melawan Carpi di Olimpico, September silam, Roma menang telak dengan skor 5-1.
Saat ini, Roma duduk di peringkat kelima dengan 44 poin, terpaut 12 poin dari Napoli dan 10 poin dari Juventus. Tapi hanya tertinggal dua poin dari Fiorentina di urutan ketiga.



     ROMA – AS Roma akan bertemu Real Madrid di partai 16 besar Liga Champions. Winger Roma, Mohamed Salah, yakin timnya mampu mengatasi Real Madrid dan lolos ke perempatfinal.

Serigala Ibu Kota belum pernah merasakan berlaga di perempatfinal Liga Champions sejak musim 2007-2008. Namun, Salah yakin, timnya musim memiliki potensi untuk mendapatkan satu tiket perempatfinal.

“Saya pikir kami bisa melakukannya (mengalahkan Madrid),” ujar pemain Timnas Mesir itu, seperti diberitakan Soccerway, Minggu (27/12/2015).

“Saya selalu memiliki mimpi untuk bermain melawan Real Madrid. Semua orang tahu Real Madrid, tapi bagi kami, kami harus melakukan pekerjaan kami, kami harus tetap fokus untuk bermain dengan baik,” lanjut pemain 23 tahun tersebut.

     Leg pertama Roma kontra Madrid akan berlangsung di Stadion Olympico 18 Februari 2016. Sementara leg kedua akan berlangsung satu minggu kemudian.



     ROMA – Gelandang tengah AS Roma, Radja Nainggolan, mengomentari hasil undian babak 16 Besar Liga Champions 2015-2016. Giallorossi bertemu dengan wakil Spanyol yakni Real Madrid.

Roma tengah mengalami krisis di Serie A, bahkan mereka lolos dari fase grup Liga Champions dengan hanya mengoleksi enam poin. Menurut Nainggolan, timnya harus menjadi mesin gol.

“Kami harus kembali mencetak gol. Melawan Real Madrid, langkah yang kami lakukan haruslah lebih baik dari sebelumnya. Contohnya ketika melawan Barcelona karena kami kalah dengan skor besar,” ungkap Nainggolan dilansir Football Italia, Selasa (15/12/2015).

     Tak seperti di awal musim ini yang bisa bersaing demi posisi puncak Serie A, Roma justru melempem seiring musim berjalan. Inilah yang ingin dikembalikan oleh Nainggolan.

“Kami harus menunjukkan performa yang baik seperti awal musim,” pungkas pemain berpaspor Belgia tersebut.


Profil Klub AS Roma




Nama lengkap  :   Associazione Sportiva Roma SpA

Julukan             :   i Giallorossi (Kuning-Merah) La                                                        Maggica  (Ajaib), i Lupi (Serigala)
Didirikan         :  22 Juli 1927; 87 tahun yang lalu (oleh Italo Foschi)
Stadion             : Olimpiade Roma, Roma, Italia

Kapasitas          : 70,634

Associazione Sportiva Roma atau biasa disebut AS Roma, adalah sebuah klub sepak bola Italia yang bermarkas di Roma. Klub ini berlaga di Serie A.

     AS Roma telah memenangkan Serie A tiga kali, pertama di 1941-42 kemudian pada 1982-1983 dan sekali lagi pada 2000-01, serta memenangkan sembilan gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana dua gelar. Di panggung Eropa, AS Roma memenangkan Piala Inter-Cities Fairs pada 1960-61, mendekati kemenangan Piala Eropa pada 1983-84 (kalah di final bermain di kandang melawan Liverpool setelah adu penalti), dan berakhir sebagai runner-up di Piala UEFA untuk 1990-1991 (kalah agregat melawan Internazionale).

     Pertandingan kandang saat ini bermain di Stadion Olimpiade Roma, tempat mereka berbagi dengan rival sekota Lazio. Dengan kapasitas lebih dari 72.000, itu adalah yang kedua terbesar dari jenisnya di Italia, dengan hanya San Siro dapat kursi lebih. Pada bulan September 2009 klub mengumumkan rencana untuk membangun stadion berkapasitas 55.000 yang baru di pinggiran barat Roma.

    Desain adalah model setelah stadion sepak bola Inggris dengan tujuan yang untuk memberikan pendukung melihat lebih dekat di lapangan Pada September 2011, diumumkan bahwa presiden baru, Thomas R. DiBenedetto, telah mencapai kesepakatan dengan walikota Roma, Gianni Alemanno, untuk memiliki stadion baru selesai pada tahun 2016. Seperti rencana sebelumnya oleh Sensi, stadion baru ini harus dimodelkan setelah stadion Inggris.

Sejarah Klub AS Roma
     AS Roma didirikan pada musim panas 1927 oleh Italo Foschi dengan cara menggabungkan 3 klub sepak bola dari kota Roma,Italia yaitu Roman FC, SS Alba-Audace dan Fortitudo-Pro Roma SGS. Alasan dari merger ketiga klub ini adalah untuk membentuk sebuah klub sepak bola yang kuat untuk menjadi rival dari klub-klub sepak bola Italia bagian Utara. Namun dari penggabungan ini, ada satu klub di kota Roma waktu itu yang tidak ikut bergabung, yaitu Lazio karena suatu intervensi dari Jenderal Vaccaro, anggota klub dan eksekutif dari Federasi Sepak Bola Italia.

     Klub ini memainkan musim yang paling awal di stadion Motovelodromo Appio, sebelum akhirnya menetap di Campo Testaccio pada November 1929. Sebuah awal musim yang baik dimana AS Roma berhasil menempati posisi ‘runner up’ di bawah Juventus pada musim 1930-1931. Kapten Attilio Ferraris bersama dengan Guido Masetti, Fulvio Bernardini dan Rodolfo Volk adalah pemain yang sangat penting selama periode ini.

     Hingga kini satu-satunya kejuaraan antar klub Eropa yang pernah dijuarai oleh AS Roma adalah Piala Inter-Cities Fairs pada periode 1960-1961 yang merupakan cikal bakal dari kejuaraan UEFA Europa League. Ironisnya kompetisi Piala Inter-Cities Fairs ketika itu ternyata tidaklah di selenggarakan oleh UEFA sehingga sebagai konsekuensinya UEFA tidak menganggap catatan juara klub-klub di Piala Inter-Cities Fairs termasuk AS Roma untuk menjadi bagian dari catatan Eropa mereka. (wikipedia)



Comments

Popular posts from this blog

Kevin Gameiro Siap Ciptakan Duet Maut Dengan Antoine Griezmann

Manajer Leicester City, Claudio Ranieri Mengakui Kepergian N'Golo Kante ke Chelsea Benar-Benar Sebuah Kerugian Besar Bagi Timnya

Manchester City v West Ham Liga Inggris Pekan Ke 3 Super Mingu Musim 2016/2017